Disperindag Kukar Akan Gelar Pelatihan Pemasaran Onilne Melalui Shoppe
Pejabat
Fungsional Bidang Promosi Informasi dan Industri Disperindag Kukar Sopiyatul
(pict : riz/pk)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Dinas
Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar akan menggelar pelatihan
pemasaran online melalui Shoppe, bagi para pelaku UMKM dan IKM.
Adapun tujuan dari pelatihan itu
ialah, sebagai upaya mempromosikan dan meningkatkan pemasaran produk lokal baik
itu UMKM dan IKM. Melalui pemasaran online Shoppe, pastinya produk mereka
dikenal lebih luas lagi.
Pejabat Fungsional Bidang Promosi
Informasi dan Industri Disperindag Kukar Sopiyatul mengatakan, pelatihan shoppe
dilaksankan pada Oktober 2024 mendatang. Saat ini Disperindag tengah
mengiventarisir para pelaku UMKM dan IKM untuk mengikuti pelatihan tersebut.
"Rencananya pelatihan itu
digelar di Hotel Haris Samarinda, dengan jumlah peserta sekitar 80 pelaku UMKM
dan IKM," kata Sopiyatul pada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Selasa
(17/9/2024).
Pihaknya mengakui peserta
pelatihan tahun ini alami peningkatan dari 2023 lalu. Pada 2023 lalu hanya 50
peserta dari target 25 peserta. Pihaknya akan memilih pelaku UMKM dan IKM yang memiliki
izin usaha, BPOM dan lainnya untuk mengikuti pelatihan itu.
"Sepeti tahun lalu yang
mengikuti pelatihan shoppe itu ialah pelaku UMKM yang memproduksi olahan
makanan seperti kripik singkong, pisang, dan pizza, serta merupakan produk
unggulan di Kecamatan masing-masing," ujarnya.
Dari informasi yang diterima
melalui peserta pelatihan sebelumnya bahwa, setelah produknya masuk ke dalam
shoppe diakui penjualannya mengalami peningkatan. Mereka menyampaikan apresiasi
kepada pemerintah daerah atas fasilitasi pelatihan ini.
Dalam hal ini, Disperindag Kukar juga komitmen terus berupaya mempromosikan dan meningkatkan pemasaran produk pelaku UMKM dan IKM. Hal itu telah dibuktikan dengan melibatkan mereka untuk mengikuti pelaksanaan event baik di daerah maupun luar.
"Kami berharap dengan upaya
ini, dapat mewujudkan UMKM naik kelas dan mensejahterakan masyarakat khususnya
pelaku UMKM dan IKM," ungkapnya. (adv/riz)